Mataram – Penerimaan murid baru tahun 2025 akan segera dibuka nih! Buat kamu atau orang tua yang sedang mempersiapkan masuk SMP, catat ya: pendaftaran dibuka mulai 23 Juni sampai 2 Juli 2025.
Yang beda dari tahun sebelumnya, sistem zonasi sekarang diganti jadi jalur domisili. Tapi tenang, jalur penerimaan masih tetap ada empat: domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram, Yusuf, menjelaskan bahwa penerimaan untuk tingkat SMP tetap menggunakan sistem online. Jadi, semua proses — dari pendaftaran, seleksi, sampai pengumuman — bakal dilakukan lewat sistem komputerisasi yang bisa diakses kapan saja via internet.
Yusuf juga menyebutkan, pembagian kuota untuk tiap jalur sudah ditentukan:
- Jalur domisili: minimal 50%
- Jalur afirmasi: minimal 20%
- Jalur prestasi: minimal 25%
- Jalur mutasi: maksimal 5%
“Kuota paling sedikit 20 persen dalam jalur afirmasi. Termasuk kuota bagi calon murid penyandang disabilitas,” ungkapnya, Senin (16/6) pagi.
Untuk tahun ini, daya tampung SMP Negeri di Mataram mencapai 6.251 siswa yang akan dibagi dalam 161 rombel di 24 sekolah. Rinciannya seperti ini:
- 3.127 siswa dari jalur domisili
- 1.252 siswa dari jalur afirmasi
- 1.364 siswa dari jalur prestasi
- 308 siswa dari jalur mutasi
Dasar hukumnya adalah Peraturan Wali Kota (Perwal) Mataram Nomor 10 Tahun 2025. Sedangkan untuk jenjang SD, aturannya sedikit berbeda. Kuota jalur domisili lebih besar, yakni 70 persen, afirmasi 15 persen, dan mutasi 5 persen. Untuk jalur afirmasi di SD, peserta harus memiliki Kartu Indonesia Pintar atau surat keterangan dari lembaga resmi.
Yusuf juga menegaskan bahwa proses penerimaan ini bebas dari praktik murid titipan.
“Ini pelibatan Pak Walikota,” katanya.
Pihaknya juga sudah melibatkan berbagai lembaga, termasuk Ombudsman, untuk ikut mengawasi jalannya proses SPMB dari awal agar semua berjalan sesuai aturan.
“Kita sudah mengundang jauh lebih awal supaya mereka ikut memantau dari awal prosesnya,” katanya.


