Khidmat, Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja Sowan ke Datok Bagu: Minta Doa Restu Jaga Keamanan Bumi Gora

Khidmat, Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja Sowan ke Datok Bagu: Minta Doa Restu Jaga Keamanan Bumi Gora

LOMBOK TENGAH, isilombok.id — Mengawali masa tugasnya di Bumi Gora, Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) yang baru, Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman ulama kharismatik TGH. L. M. Turmudzi Badaruddin di Bagu, Lombok Tengah, Selasa (26/5/2026).

Kunjungan ini terasa istimewa dan penuh suasana emosional. Sebagai pejabat tertinggi kepolisian di NTB, Irjen Kalingga menunjukkan kerendahan hatinya dengan sungkem dan mencium tangan tokoh yang akrab disapa Datok Bagu tersebut.

Momen Haru dan Simbol Restu Sorban Hijau: Meski sedang dalam kondisi kesehatan yang memerlukan alat bantu pernapasan, Datok Bagu menyambut kehadiran sang Jenderal dengan senyum hangat dari atas kursi rodanya. Puncak haru terjadi saat Kapolda bersimpuh di hadapan Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tersebut.

Sebagai bentuk restu dan doa, Datok Bagu mengalungkan sorban hijau ke leher Irjen Kalingga. Simbol ini dimaknai sebagai dukungan spiritual penuh dari sang ulama agar Kapolda diberikan kekuatan dalam menjaga amanah dan keamanan di wilayah NTB.

Ulama Sebagai Mitra Strategis: Irjen Pol Kalingga menyampaikan bahwa sowan kepada tokoh agama adalah prioritas utamanya. Ia meyakini bahwa menjaga Kamtibmas di NTB tidak bisa hanya dengan pendekatan hukum semata, melainkan harus menyentuh sisi religius dan kultural.

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa sowan langsung ke TGH. Turmudzi Badaruddin. Kami memohon doa, nasihat, serta bimbingan beliau. Bagi kami, ulama adalah mitra strategis Polri dalam menciptakan suasana yang damai dan kondusif,” ujar Irjen Kalingga dengan nada takzim.

Pesan Datok Bagu: Jaga Umat dan Keadilan: Dalam pertemuan tersebut, Datok Bagu menitipkan pesan mendalam kepada Kapolda dan jajarannya. Beliau menekankan pentingnya kedekatan Polri dengan masyarakat kecil, santri, dan ulama.

“Jaga NTB ini, jaga umat. Pemimpin itu harus adil, amanah, dekat dengan rakyat, dan yang terpenting selalu meminta petunjuk kepada Allah SWT,” pesan Datok Bagu dengan suara lirih namun sarat makna.

Pertemuan di Pondok Pesantren Qamarul Huda Bagu ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Datok Bagu untuk keselamatan dan kedamaian masyarakat NTB.

Kehadiran Kapolda di salah satu pondok pesantren tertua di Lombok Tengah ini diharapkan memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dengan tokoh agama dalam merawat kerukunan di Bumi Gora.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *